April 3, 2025

190mainwestport – Padukan Cita Rasa Otentik Mediterania dengan Budaya

Cari tahu di mana saja kota dengan tujuan wisata kuliner terbaik

8 Keunikan Dari Berbagai Dessert Khas Dari Berbagai Negara Yang Ada Di Dunia

Setiap negara memiliki dessert khas yang tidak hanya lezat tetapi juga menyimpan sejarah dan keunikan tersendiri. Dari makanan penutup berusia ratusan tahun hingga kreasi modern yang tetap mempertahankan tradisi, dessert selalu menjadi bagian penting dalam budaya kuliner dunia. Artikel ini akan membahas sejarah dan keunikan dari beberapa dessert khas yang telah menjadi ikon di berbagai negara.

1. Baklava (Turki & Timur Tengah) – Manisnya Warisan Ottoman

Sejarah

Baklava memiliki sejarah panjang yang diyakini berasal dari Kekaisaran Ottoman pada abad ke-15. Makanan ini dipengaruhi oleh berbagai budaya, termasuk Persia dan Yunani, yang memiliki tradisi membuat kue berlapis dengan kacang dan madu.

Keunikan

  • Dibuat dari filo pastry tipis yang disusun berlapis-lapis.
  • Diisi dengan kacang cincang (pistachio, kenari, atau almond).
  • Disiram dengan sirup madu atau air mawar untuk menambah rasa manis yang khas.

Hingga kini, Baklava sering disajikan dalam acara-acara spesial seperti Ramadan dan pernikahan.

2. Tiramisu (Italia) – Dessert yang Penuh Aroma Kopi

Sejarah

Tiramisu berasal dari Italia, khususnya wilayah Veneto, pada tahun 1960-an. Kata “tiramisu” berarti “angkat aku”, merujuk pada efek menyegarkan dari kopi yang digunakan dalam pembuatannya.

Keunikan

  • Terbuat dari biskuit ladyfinger yang direndam dalam espresso.
  • Lapisan keju mascarpone, telur, dan gula memberikan tekstur lembut.
  • Taburan bubuk kakao di atasnya menambah aroma khas yang menggoda.

Tiramisu kini memiliki berbagai variasi, seperti matcha tiramisu dan tiramisu stroberi.

3. Mochi (Jepang) – Kue Ketan Tradisional yang Melewati Zaman

Sejarah

Mochi telah ada sejak periode Heian (794–1185) di Jepang dan awalnya dibuat sebagai makanan untuk ritual keagamaan serta perayaan Tahun Baru.

Keunikan

  • Terbuat dari tepung beras ketan yang ditumbuk hingga elastis.
  • Memiliki berbagai isian, seperti pasta kacang merah (anko) dan es krim.
  • Teksturnya kenyal dan lembut, memberikan pengalaman unik saat dikunyah.

Selain daifuku mochi yang populer, ada juga warabi mochi yang lebih lembut dan biasanya disajikan dengan bubuk kedelai panggang (kinako).

4. Churros (Spanyol & Amerika Latin) – Camilan Goreng yang Mendunia

Sejarah

Churros diperkirakan berasal dari Spanyol pada abad ke-16 dan dibawa ke Amerika Latin oleh para penjajah. Awalnya, makanan ini dibuat sebagai camilan oleh para gembala di Spanyol.

Keunikan

  • Adonan sederhana yang digoreng hingga renyah.
  • Ditaburi gula dan kayu manis untuk menambah cita rasa.
  • Biasanya disajikan dengan saus cokelat atau dulce de leche.

Di Meksiko, churros sering diisi dengan karamel susu (cajeta) untuk memberikan sensasi yang lebih manis.

5. Pavlova (Australia & Selandia Baru) – Dessert Ringan Berbahan Dasar Meringue

Sejarah

Pavlova diciptakan pada tahun 1920-an untuk menghormati balerina Rusia, Anna Pavlova, yang sedang melakukan tur di Australia dan Selandia Baru. Kedua negara ini mengklaim sebagai pencipta asli hidangan ini.

Keunikan

  • Terbuat dari meringue yang renyah di luar tetapi lembut di dalam.
  • Biasanya disajikan dengan krim kocok dan buah segar seperti kiwi dan stroberi.
  • Tekstur ringan dan rasa manisnya seimbang, membuatnya cocok sebagai hidangan penutup musim panas.

Pavlova menjadi salah satu dessert paling populer di pesta dan perayaan keluarga di Australia dan Selandia Baru.

6. Gulab Jamun (India) – Manisan Susu dengan Aroma Rempah

Sejarah

Gulab Jamun berasal dari Persia dan dibawa ke India oleh para pedagang serta penguasa Mughal pada abad ke-16. Nama “Gulab” berarti air mawar, sementara “Jamun” mengacu pada buah ungu gelap yang menyerupai bentuk dessert ini.

Keunikan

  • Dibuat dari adonan susu bubuk yang digoreng hingga kecokelatan.
  • Direndam dalam sirup gula berbumbu kapulaga dan air mawar.
  • Teksturnya lembut dengan rasa manis yang menyerap hingga ke dalam.

Gulab Jamun sering disajikan dalam perayaan besar seperti Diwali dan pernikahan India.

7. Mango Sticky Rice (Thailand) – Perpaduan Ketan dan Mangga yang Menggugah Selera

Sejarah

Mango Sticky Rice atau Khao Niew Mamuang sudah ada sejak ratusan tahun lalu di Thailand dan sering dikaitkan dengan musim panen mangga.

Keunikan

  • Ketan yang dimasak dengan santan memberikan rasa gurih dan lembut.
  • Mangga matang yang manis menambah kesegaran pada hidangan.
  • Biasanya ditaburi wijen atau kacang panggang untuk menambah tekstur.

Dessert ini sangat populer di Thailand, terutama selama musim mangga berlangsung.

8. Pastel de Nata (Portugal) – Tart Custard dengan Resep Rahasia

Sejarah

Pastel de Nata diciptakan oleh para biarawan di Biara Jerónimos, Portugal, pada abad ke-18. Resep aslinya dijaga ketat hingga saat ini.

Keunikan

  • Kulit pastry yang renyah berpadu dengan custard lembut dan manis.
  • Taburan kayu manis di atasnya memberikan aroma khas.
  • Cocok dinikmati bersama secangkir kopi espresso.

Tart ini menjadi salah satu ikon kuliner Portugal dan banyak dijual di toko roti tradisional.

Kesimpulan

Dari Baklava yang berlapis madu hingga Mango Sticky Rice yang segar, setiap dessert tradisional memiliki cerita, bahan, dan teknik pembuatan yang unik. Sejarah panjang dari masing-masing dessert ini menunjukkan betapa makanan penutup tidak hanya sekadar hidangan, tetapi juga bagian dari budaya dan identitas suatu bangsa.

Baca Juga : 

Jika Anda seorang pecinta makanan manis, cobalah mengeksplorasi dessert dari berbagai negara ini. Siapa tahu, Anda akan menemukan favorit baru yang bisa Anda buat sendiri di rumah!

Share: Facebook Twitter Linkedin

Comments are closed.